Selasa, 14 Agustus 2018

Bulan, Venus, dan Jupiter Sejajar Hingga Kamis Malam

Bulan, Venus, dan Jupiter Sejajar Hingga Kamis Malam - Minggu-minggu ini adalah periode yang spesial untuk para pengamat langit. Setelah disuguhkan gerhana bulan terpanjang di abad 21 dan hujan meteor Perseids, bakal ada fenonema planet Venus, Jupiter, dan bulan bejejer dalam satu garis lurus.


Mulai malam nanti (14/8) sampai Kamis (16/8) malam, bulan sabit akan terlihat seakan bergerak dari arah planet Venus menghampiri ke arah planet Jupiter. Pergerakan ini diakibatkan oleh gerak bulan dalam orbitnya mengelilingi Bumi.

Tak melulu itu saja, saat menyaksikan bulan sabit nanti, usahakanlah untuk menyimak sisi bulan yang tidak terang. Itu ialah sisi malam hari di bulan yang dinamakan earthshine.


Earthshine ialah bagian gelap bulan yang masih tidak banyak terlihat sebab dua kali terpapar pantulan cahaya matahari-dari matahari ke bulan, bulan memantulkannya ke bumi, dan bumi memantulkannya pulang ke bulan.

Sebagaimana bulan sarat (purnama) bisa menerangi langit biladisaksikan dari bumi, begitu pula Bumi sarat dapat menerangi langitbila disaksikan dari bulan pada peristiwa kali ini.

Pasalnya, fase Bumi sarat dapat dengan lebih efektif menerangi bulan ketimbang bulan purnama menerangi Bumi. Hal tersebut dikarenakan bumi mempunyai permukaan yang 13 kali lebih luas daripada permukaan bulan, dan Bumi bisa memantulkan cahaya matahari tiga kali lebih tidak sedikit daripada bulan. Maka, fase Bumi penuh di awang bulan kira-kira 40 kali lebih cerah ketimbang fase bulan purnama di awang Bumi.

Dalam gejala selama tiga malam ke depan, planet yang akan sangat terang terlihat ialah Venus, dan ia bakal menjadi planet yang jaraknya sangat dekat dengan bulan pada malam ini.

Pada ketika kita menyaksikan bulan sebelum matahari terbenam, yang tidak jarang kali terlihat ialah bulan sabit mengarah ke purnama. Kebalikannya, masing-masing kali Venus hadir dan tampak laksana bintang sesudah matahari terbenam, bila disaksikan menggunakan teleskop ia akan tidak jarang kali terlihat pada fase hampir penuh.

Perbedaan ini diakibatkan oleh pergerakan bulan yang mengelilingi bumi, dan pergerakan Venus yang mengelilingi matahari. Tahun ini, Venus mulai terlihat sebagai bintang di awang malam semenjak 9 Januari lalu, danbakal menghilang dari langit pada 26 Oktober mendatang.

Jika dicermati menggunakan teleskop, dalam sejumlah bulan kedepan jadi ketika tepat untuk meneliti Venus sebab planet ini akan menginjak fase sabit pada bulan September dan Oktober.

Mengutip Earthsky, pengamatan memakai teleskop dapat mengamati bulan-bulan Galilean yang adalah empat bulan besar di dekat planet Jupiter.

Keempat bulan tersebut ialah Io, Europa, Ganymede, dan Callisto. Walaupun jarak mereka dari Jupiter lebih jauh ketimbang jarak bulan dari bumi, namun keempatnya bergerak lebih cepat mengelilingi Jupiter.

Sekian artikel saya tentang Bulan, Venus, dan Jupiter Sejajar Hingga Kamis Malam semoga artikel ini bisa bermanfaat.


EmoticonEmoticon